ADs

Showing posts with label PC. Show all posts
Showing posts with label PC. Show all posts

Review : Until Dawn

Until Dawn, merupakan sebuah game teranyar dari Supermassive Games dan memberikan sentuhan yang berbeda pada game bergenre interactive horor. Diperkenalkan sebagai salah satu game yang akan rilis pada konsol PlayStation 3 beberapa tahun silam, pada akhirnya mereka menunda peluncuran game ini dan mengembangkannya untuk PlayStation 4.
Sebelum berbicara mengenai gameplay dari Until Dawn, mari kita bahas terlebih dahulu dari segi grafis dan suaranya. Seperti yang sudah kalian lihat dari trailer-trailer yang bertebaran di Internet, pergerakan setiap karakter terlihat begitu mulus dan kita bisa tahu betapa mereka memperhatikan setiap detail yang sangat mengagumkan. Yang hanya bisa saya katakan adalah, Supermassive Game mengerjakan proyek Until Dawn ini dengan sungguh-sungguh dan sepenuh jiwa.
Sedangkan dari segi suara, mereka merekrut dan meminta pertolongan komposer jenius, Jason Graves untuk membuat setiap soundtrack dan juga background sound yang ada dalam game ini. Setiap adegan yang terdapat pada Until Dawn dikemas dengan baik dan kita bisa merasakan seperti kita sendirilah yang berada dan bermain di dalam game tersebut.
Jason Graves sendiri bukan orang baru dalam dunia gaming, ia pernah menjadi komposer game terkenal seperti Tomb Rider, Dead Space, dan juga The Order: 1886. Jadi bisa dipastikan kalian akan sangat terpuaskan melihat sebuah karya yang disebut Until Dawn ini.
Salah satu alasan yang membuat Until Dawn ini menarik adalah penggunaan Butterfly Effect yang diadopsikan oleh sang developer ke dalam game. Sekedar informasi, Butterfly Effect adalah sebuah teori dari dunia sains, yang menyebutkan bahwa satu buah kepakan kupu-kupu di hutan belantara Brazil, secara teori mampu menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian.
Hal tersebut menandakan bahwa sesungguhnya sebuah kepakan itu diibaratkan sebagai trigger atau kondisi awal yang menyebabkan hadirnya sebuah tornado. Inilah yang menarik dan Supermassive Games pun berniat menghadirkannya ke dalam Until Dawn.  Akibatnya, setiap keputusan yang kalian ambil dalam game ini akan berpengaruh pada seperti apa jadinya jalan cerita selanjutnya.
Menggunakan gameplay interactive horror, kalian akan merasakan permainan yang hampir serupa dengan game Beyond Two Souls dan Heavy Rain. Until Dawn menceritakan sebuah tragedi yang menimpa delapan orang remaja -Josh, Sam, Chris, Ashley, Mike, Jess, Matt, dan Emily- di sebuah vila di pegunungan bersalju. Saat itu mereka semua sedang memperingati satu tahun hilangnya teman mereka Beth dan Hannah. Namun mereka tidak menyadari bahwa mereka tengah diawasi.
Kalian dapat menggunakan ke-delapan karakter yang ikut serta dalam game ini. Namun kalian tidak bisa memilihnya sesuai dengan keinginan kalian. Karena layaknya sebuah film yang memiliki banyak chapter dan scene, kalian hanya bisa menggunakan karakter tersebut tergantung dari jalan cerita yang saat ini dimainkan.
Seperti yang diceritakan sebelumnya, setiap keputusan yang akan kalian ambil dapat menentukan jalannya cerita bukan? Untuk itulah terdapat fitur totem yang dapat membantu kalian untuk memilih keputusan dengan tepat, dan cerita akan berjalan sesuai dengan alur yang sebenarnya. Totem tersebut akan memberikan kalian pandangan sebuah adegan secara sekilas mengenai apa yang akan terjadi di masa depan.
Setiap totem akan dibedakan menjadi beberapa warna. Setiap warna yang ada akan memperlihatkan beberapa adegan yang berbeda. Sebagai contoh, totem dengan garis warna hitam menandakan kematian seseorang, dan totem berwarna merah menandakan bahaya yang akan ditemui di masa mendatang. Tetapi, kalian tidak bisa menentukan kapan adegan tersebut akan berlangsung, karena bisa saja event tersebut terjadi usai melihat totem, atau bahkan masih akan berlangsung beberapa chapter kedepan. We’ll never know.
Agar bisa melihat apakah kalian dapat menyelesaikan setiap chapter dengan benar, tekan tombol R1 pada stick untuk melihat Butterfly Effect yang kalian ambil. Gambar yang tertera pada kupu-kupu tersebut akan terisi ketika beberapa event telah dilewati. Apabila terdapat dua gambar yang muncul pada gambar kupu-kupu, maka kalian patut berbangga karena keputusan yang diambil sesuai dengan jalan cerita yang sebenarnya.
Sejujurnya, Until Dawn merupakan game horor pertama yang saya mainkan seumur hidup saya. Awal ketertarikan untuk memainkan game ini adalah gameplay interactive yang mereka gunakan, serta jalan cerita yang bisa kita pilih sesuai dengan keinginan masing-masing player. Selain itu, setiap karakter yang digunakan dari Until Dawn ini menggunakan artis yang sesungguhnya, dan dibuat dengan desain dan grafis yang sangat baik.
Keunggulan lain yang diperlihatkan oleh Until Dawn adalah, game ini mengajak para pemain seakan-akan mereka adalah seorang sutradara film horor. Setiap angle kamera, percakapan, dan juga jumpscare yang diberikan benar-benar kental dengan suasana film horor ala barat. Supermassive Game berhasil membuat saya berteriak layaknya seorang wanita kecil tak berdaya di hadapan teman kantor VGI. Secara keseluruhan Until Dawn mampu memberikan kengerian yang saya harapkan,“I’ve got what I’ve been expected to be.”
Tetapi, sebagus-bagusnya game tentu tidak luput dari beberapa kelemahan. Kelemahan yang pertama adalah dari segi grafis yang terkadang mengalami glitch atau lagging di beberapa event. Sebagai game yang pertama dari Supermassive Game, hal ini mungkin masih bisa diperbaiki lagi dan dikembangkan untuk game selanjutnya.
Kelemahan berikutnya adalah plot twist yang tidak diduga-duga.  Kenapa saya bilang tidak diduga? Karena saya merasa bahwa perubahan alur yang terjadi mendekati akhir-akhir game ini terlihat menyimpang dan tidak menggambarkan Until Dawn , seperti yang digembar-gemborkan sebelumnya. It’s an element of surprise for all the player who play Until Dawn.” Saya tidak bilang bahwa perubahan alur itu jelek, namun saya merasakan perpindahan genre yang tadinya horror dan thrilling menjadi sebuah game dengan genre action.
Sejauh ini, saya telah berhasil menyelesaikan game Until Dawn selama kurang lebih 8 jam. Apakah itu terlalu pendek untuk kalian? Mungkin iya, namun dengan beberapa pilihan lain yang berujung dengan ending berbeda, kalian bisa mengeksplor game ini lebih jauh lagi. Hal yang membuat saya ingin terus mencoba memainkan Until Dawn adalah, saya ingin menyelematkan setiap orang yang ada di game ini. Karena kecerobohan konyol di akhir-akhir cerita, empat orang karakter mati secara berurutan. It’s sucks because we’re reaching the end.
Bagi kalian para penikmat permainan yang penuh dengan drama dan juga penuh misteri, Until Dawn mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dimainkan. Tetapi apabila kalian cenderung memiliki sifat yang terburu-buru dalam menyelesaikan sebuah game, maka urungkan niat kalian. Game ini harus dimainkan dengan sepenuh hati seakan-akan kalian lah orang yang berada di dalam game tersebut. Kehilangan seorang teman akan sangat memilukan bukan? Apalagi teman tersebut dibunuh dan mati di hadapan kita sendiri.
Jika saya harus memberikan nilai untuk Until Dawn, maka 8.5/10 adalah nilai yang pantas dan tepat. Karena sebagai pendatang baru, Until Dawn berhasil membawa saya sebagai pemain, hanyut ke dalam cerita yang mereka sajikan. 
Sony Computer Entertainment mengumumkan bahwa penjualan inFamous: Second Son telah mencapai lebih dari satu juta kopi hanya dalam waktu sembilan hari saja.
inFamous: Second Son
Angka ini sudah termasuk penjualan versi fisik dan digital. Menurut Asad Qizilbash selaku marketing manager Sony Computer Entertainment America, angka penjualan Second Son adalah angka penjualan game inFamouspaling cepat dibandingkan dengan game-game inFamous sebelumnya. Angka penjualan tersebut mewakilkan penjualan hingga 29 Maret.
inFamous: Second Son dirilis di seluruh dunia pada tanggal 21 Maret, kecuali di Jepang, yang akan rilis di Mei. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang game-nya, gamers bisa baca review VGI
Respawn Entertainment telah merilis patch notes untuk update terbaru Titanfall, dimana mereka menjelaskan tentang tes publik pertama dari mode private matchUpdate baru ini juga akan menghadirkan beberapa fitur lainnya.
Titanfall
Respawn pertama kali menyampaikan informasi seputar private match lewat Twitter, yang akan menghadirkan janji mereka di bulan Maret untuk menghadirkan mode tersebut. Private match adalah sistem yang digunakan untuk mengorganisir turnamen atau permainan bersama teman. Mode ini bisa mendukung mulai dari dua pemain hingga 12 pemain dengan jumlah pemain per tim maksimal enam orang. Gamers bisa membuka lobiprivate match dengan memilihnya dari main menu, dan kemudian mengajak teman-teman untuk bergabung.
Ketika bermain di private match, XP, progres challenge, dan juga achievement tidak bisa didapatkan. Beta ini akan tersedia di semua platform. Perubahan lainnya yang dihadirkan adalah perubahan warna party di mini-map, menghilangkan hack exploit, dan masih banyak lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, gamers bisa baca secara lengkap di sini.
Titanfall dirilis pada tanggal 11 Maret untuk Xbox One dan PC, sedangkan versi Xbox 360 menyusul di 8 April. Simak review VGI untuk mengetahui lebih lanjut tentang game-nya. 
Seperti yang diberitakan beberapa hari lalu, eOne Entertainment memang berencana merilis versi game The Raid 2: Berandal yang dapat dimainkan di browser. Saat ini, game tersebut sudah bisa gamers mainkan dengan mengakses alamat http://www.theraidarcade.com.
 
Game yang dinamai The Raid 2 Arcade Edition ini menawarkan gameplay beat 'em up bergaya retro yang sederhana. Gamers diberi pilihan empat jagoan yang playable: Rama dengan kemampuan Silat yang dikuasainya, Hammer Girl dengan sepasang martil mautnya, Baseball Bat Man yang khas dengan baseball batandalannya, dan Prakoso yang bersenjatakan golok. Keempat tokoh memiliki dua macam serangan dengan tombol Q dan W, berikut serangan spesial pada tombol S. Pada tiap level-nya pun terdapat boss yang harus ditaklukkan.
Bersamaan dengan rilisnya, game ini juga mengadakan tantangan untuk mencetak skor tertinggi di leaderboard. Gamer yang berhasil, akan mendapat hadiah berupa sebuah Xbox One!
Tertarik mencoba? Kunjungi langsung halaman situsnya di atas. The Raid 2 Arcade Edition disarankan untuk dimainkan dengan browser Chrome.
Melalui PlayStation BlogFrictional Games memperlihatkan trailer terbaru untuk SOMA, game horror terbaru dari kreator Amnesia, yang mengungkapkan setting game-nya berada di dasar laut. Trailer-trailer sebelumnya hanya memperlihatkan tempat bersuasana sci-fi yang terlihat mengambil setting di luar angkasa.
"Sebagian besar bumi kita terdiri dari lautan, tetapi kita hampir tidak tahu apa-apa tentangnya," ujar creative director Thomas Grip kepada PlayStation Blog. "Laut adalah lingkungan yang sangat tidak bersahabat berisikan makhluk-makhluk aneh, dan itu tepat di depan pintu kita."
Tim di Frictional menyukai konsep di bawah air ini karena secara esensi, itu adalah dunia baru. Tekanan di kedalaman 100 meter cukup untuk melumetkan manusia, dan makhluk-makhluk di dasar laut "terlihat seperti dari dunia lain."
Grip mengatakan, "Cumi raksasa, ikan bercahaya, dan makhluk yang hanya terdiri dari mulut dan gigi itu hanya permulaan. Jika kamu menyelam lebih jauh, kamu akan masuk ke dunia monster."
SOMA akan dirilis untuk PlayStation 4 dan PC pada tahun 2015.
Electronic Arts mengumumkan bahwa mantan creative director Naughty Dog Amy Hennig telah bergabung dengan Visceral Games untuk mengerjakan proyek baru Star Wars. Steve Papoutsis, vice president dan general manager di Visceral, menyampaikan pengumumannya lewat blog The Beat milik EA.
Amy Hennig
"Saya ingat dengan jelas duduk di bioskop bersama sahabat saya Matthew Rockloff di tahun 1976, dimana saya melihat trailer Star Wars untuk pertama kalinya," ujar Hennig lewat Twitter. "Dan pada saat itu saya merasa alam semestanya klop di hati saya."
Hennig memulai karirnya dalam industri game di Electronic Arts pada awal tahun 1990an. Dalam akun Twitter-nya, Hennig mengatakan, "Mungkin sudah memakan waktu selama 23 tahun, tetapi saya kembali dan senang rasanya bisa kembali ke rumah." Hennig akan bertugas sebagai creative director di Visceral Games, mengerjakan judul baru Star Wars yang belum diumumkan.
Pada bulan Maret, Hennig meninggalkan Naughty Dog setelah sepuluh tahun bekerja di studio tersebut dimana dia bekerja sebagai writer dan creative director untuk franchise Uncharted. Sebelum keluar, dia sedang mengerjakan Uncharted baru untuk PlayStation 4.
Di 2013, EA membentuk perjanjian dengan Disney untuk lisensi eksklusif selama beberapa tahun untuk merilis game-game Star Wars. Beberapa game Star Wars sedang dikerjakan oleh Visceral Games, DICE, dan Bioware. DICE sedang mengerjakan Star Wars: Battlefront yang dikatakan akan rilis di pertengahan 2015, sebelum film terbaru Star Wars diputar.
Kalyspo Media mengumumkan bahwa Tropico 5 akan dirilis untuk Windows PC pada tanggal 23 Mei, di seluruh dunia.
Versi Mac dan Xbox 360 akan menyusul pada musim panas, sedangkan versi PlayStation 4 akan dirilis pada musim gugur. Versi PS4 dikatakan akan "menggunakan seluruh kemampuan" kontrol unik dan fitur hardware PS4. Saat ini Kalypso sedang mengerjakan versi Linux untuk Steam OS, yang akan dirilis di Steam Box.
Sebagai El Presidente, gamers harus memimpin pulau Tropico mulai dari jaman kolonial hingga masa depan. Entri terbaru ini menghadirkan ekplorasi sains, mekanis perdangangan, teknologi, dan bangunan baru. Tropico 5juga menghadirkan mode multiplayer, yang baru hadir pertama kali dalam seri Tropico. Mode multiplayer bisa dimainkan hingga empat pemain untuk permainan co-op atau kompetitif.
Kalypso juga telah membuka situs baru untuk Tropico 5 dimana gamers bisa lihat apa aja informasi terbaru dari El Presidente.

Daylight Diundur ke 29 April

Atlus mengumumkan bahwa tanggal rilis Daylight, game horror yang procedurally generated dari Zombie Studios, harus diundur ke 29 April untuk PlayStation 4 dan PC. Mereka juga merilis trailer terbaru yang mengumumkan perubahan tanggal rilisnya.
Awalnya akan dirilis pada tanggal 8 April, game ini harus diundur selama tiga minggu, yang akan hadir di PS4 dengan harga $11,99 dan $9,99 untuk pelanggan PlayStation Plus selama dua minggu. Daylight juga sudah bisadipesan di Steam dengan harga $9,99, dimana orang-orang yang memesannya akan mendapatkan bonus berupa soundtrack. Harga Daylight akan naik menjadi $14,99 ketika masa promosi berakhir.
Atlus juga memperkenalkan area terakhir dalam game tersebut berupa rumah sakit yang sempat diperlihatkan sebelumnya, tetapi tampil berbeda.
"Area terakhir yang akan diperkenalkan dalam Daylight adalah area yang paling gila," ujar Atlus. "Menyelesaikan area hutan akan membawa kamu... ke rumah sakit? Tetapi ada sesuatu yang berbeda. Rumah sakitnya terlihat baru. Benar-benar baru. Seperti..... baru saja dibangun. Apa yang sebenarnya terjadi? Kamu harus mencari tahunya sendiri."
Daylight adalah game horror pertama yang menggunakan Unreal Engine 4.
Toko Origin milik EA akan mulai mengurangi secara bertahap penjualan game-game fisik untuk PC dan Mac mulai 4 April. EA menyampaikan pengumuman ini lewat situs resmi Origin.
Origin
"Apa artinya bagi kamu? Jika kamu adalah salah satu dari 99 persen pengguna layanan kami, ini artinya tidak ada apa-apa. Pengalaman berbelanja kamu belum berubah sedikit pun," ujar pernyataannya. "Tetapi jika kamu adalah salah satu dari satu persen yang masih menginginkan koleksi fisik, kami ingin memberitahukan bahwa Origin tidak bisa lagi memenuhi keinginanmu mulai 4 April. Kami masih di sini ketika kamu mulai mengubah kebiasaangaming-mu ke digital download yang menakjubkan."
Mengenai perubahan ini, PR manager Maxis untuk The Sims 4Charlie Sinhasenimenjelaskan lewat Twitter bahwa "kami tetap merilis game kami dalam bentuk fisik, tetapi tidak lagi melalui Origin."
Ubisoft tidak akan membuat demo untuk Watch Dogs sebelum game-nya dirilis dikarenakan Ubisoft Montrealberfokus untuk menyelesaikan game-nya. Hal ini diungkapkan oleh creative director Jonathan Morin melalui Twitter.
Watch Dogs
"Tidak ada demo yang direncanakan sebelum rilis," ujar Morin. Kemudian dia menjelaskan bahwa demo itu memerlukan waktu, sedangkan mereka berfokus untuk menyelesaikan game-nya. Ubisoft awalnya menargetkan untuk merilis game-nya pada November lalu, tetapi sebulan sebelum rilis, mereka memundurkan rilisnya ke 2014. Sekarang Watch Dogs akan dirilis pada tanggal 27 Mei untuk PlayStation 4, PlayStation 3, Xbox One, Xbox 360, PC, sedangkan versi Wii U akan menyusul belakangan.
Kemudian Morin menambahkan bahwa Ubisoft akan merilis lebih banyak video menjelang rilisnya Watch Dogs
CEO Electronic Arts Andrew Wilson menyatakan bahwa tantangan dari pengembangan IP yang dicintai sepertiStar Wars adalah memastikan game-nya dapat mempertahankan jiwa/semangat yang dimiliki serinya. Atas tujuan yang demikian, sang publisher tengah berupaya menirukan pendekatan seperti yang dilakukan Warner Bros. dengan game-game Batman Arkham-nya.
"Apa yang Warner Bros. lakukan dengan Batman adalah mengambil akar pokok dari IP tersebut, memanifestasikannya di dalam dinding Gotham City, dan menyajikan suatu pengalaman interaktif yang memiliki keterikatan sesungguhnya seperti apa yang dapat dilihat pada film dan komiknya, dengan tetap memiliki nyawanya sendiri karena hal itu dapat memberikan jalan cerita yang lebih dalam dan imersif," ungkap Wilson. "Ketika kami menengok pada properti Star Wars, kami pun berpikiran yang sama."
Wilson juga menegaskan bahwa EA tidak memiliki ketertarikan dalam membuat game Star Wars yang hanya sekedar menirukan ulang cerita dari filmnya.
EA telah menandatangani kesepakatan 10 tahun dengan Disney selaku pemilik Star Wars pada Mei tahun lalu yang menjadikannya pengembang eksklusif atas game-game inti dengan judul Star Wars. DICE saat ini tengah mengerjakan sebuah Star Wars: Battlefront yang baru, sedangkan studio di balik Dead Space, Visceral Games juga telah membuat sesuatu yang lain. Satu dari judul Star Wars inipun dirumorkan bakal mengusung open-world.
Di samping keduanya, ada pula BioWare yang dikabarkan terus berlanjut untuk mendukung MMO free-to-play Star Wars: The Old Republic. Dengan demikian, mengartikan terdapatnya tiga studio utama tengah mengerjakan game dari franchise Star Wars pada saat ini.

Dark Souls II

Sebagai sebuah game action RPG yang cukup hardcoreDark Souls bisa dibilang adalah salah satu judul yang sangat sukses dari nama From Software. Di tengah banyaknya game-game yang bisa diselesaikan dengan cukup mudah, hadirnya Dark Souls yang punya tingkat kesulitan tinggi membawa angin segar bagi gamers yang mencari tantangan lebih. Apalagi game dengan tingkat kesulitan yang tinggi sekarang lebih diterima oleh banyak gamers. Atas alasan tersebut, From Software dan Bandai Namco memutuskan untuk melanjutkan seri tersebut dengan Dark Souls II, yang kembali mendatangkan rasa putus asa bagi mereka yang memainkannya.
VGI Review Dark Souls II
Meski game ini adalah sebuah sekuel, cerita Dark Souls II tidak memiliki hubungan secara langsung dengan game sebelumnya. Jadi bagi gamers yang belum pernah memainkan game sebelumnya, tidak perlu khawatir karena yang serupa hanyalah konsep dan gameplay-nya. Ceritanya dimulai ketika gamers bertemu dengan nenek-nenek yang sedikit menjelaskan atas gambaran situasi dimana sang jagoan tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada dirinya dan perlahan-lahan akan menjadi undead. Untuk mengatasinya, gamers harus mengungkapkan misteri Drangleic Castle.
VGI Review Dark Souls II
Secara keseluruhan, gameplay dalam Dark Souls II tidak berbeda dengan Dark Souls pertama. Gamers harus berusaha untuk mencapai Drangleic Castle, tetapi harus melewati berbagai wilayah yang tentunya penuh rintangan dan akan sering membuat gamers mati. Banyaknya kematian adalah suatu bagian penting dari Dark Souls II karena akan membuat gamers semakin penasaran untuk melewati rintangan. Ketika gamers berhasil melewatinya, rasa puas yang diberikan oleh Dark Souls II terasa sangat besar karena tantangan yang ditawarkan jauh lebih sulit dibandingkan game pada umumnya.
VGI Review Dark Souls II
Dark Souls II bisa dibilang adalah sekuel yang hampir sempurna karena From Software melakukan banyak peningkatan yang dapat disambut baik. Bagi para pemain veteran Dark Souls atau Demon’s Souls, kalian boleh berbahagia karena From Software telah menghadirkan dunia Souls yang lebih hidup dan jauh lebih luas. Seiring meningkatnya fitur-fitur yang sudah ada seperti kini terdapatnya tiga slot senjata tiga untuk masing-masing tangan atau sistem Covenant yang jauh lebih jelas, From Software juga menghadirkan fitur baru seperti Pharros’ Contraption yang bisa membuka ruangan rahasia berisikan harta karun, area baru, hingga memudahkan proses eksplorasi.

Tetapi peningkatan yang paling disambut baik besar kemungkinannya terletak pada From Software yang telah membuat sekuel ini menjadi lebih mudah diakses bagi pemain baru, dengan tetap mempertahankan ciri khasnya. Tutorial-nya, yang bisa dilewati bagi yang sudah mengerti, sekarang menjadi lebih jelas.  Dark Souls IImembuka dirinya secara bertahap yang membuat awal game tidak terlalu terasa membuat kewalahan untuk pemainnya.
VGI Review Dark Souls II
Di balik tingkat kesulitannya yang tinggi dan dicari-cari oleh gamers hardcoreDark Souls II menawarkan eksplorasi yang mendalam dan sangat memuaskan. Banyak area tersembunyi yang bisa diakses setelah gamers menyelesaikan wilayah lain, atau harus dicari dengan cara memutar otak. Untungnya, prosesbacktracking kali ini lebih bersahabat karena opsi fast travel sudah terbuka dari awal.
VGI Review Dark Souls II
Untuk grafik dan musiknya tidak begitu berbeda dengan game sebelumnya, yang masih tetap memuaskan. Mengenai masalah grafiknya, banyak gamers yang protes karena ternyata kualitas grafik game-nya tidak sesuai dengan trailer yang diperlihatkan di E3. From Software sendiri sudah menjelaskan bahwa penurunan ini harus dilakukan agar game-nya bisa berjalan dengan lancar. Ternyata hal itu terbukti karena game-nya tidak mengalami masalah frame rate drop parah seperti kasus Blighttown yang terdapat di Dark Souls pertama.
Dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan dunia yang jauh lebih luas untuk dieksplorasi, tentunya Dark Souls IImenghadirkan permainan yang sangat lama. Bagi gamers yang masih belum puas juga tidak perlu khawatir karena New Game+ kembali hadir untuk menawarkan tingkat kesulitan jauh lebih tinggi.
VGI Review Dark Souls II
Mode online dari Dark Souls II masih sama dengan game sebelumnya yang mana dibawakan secara cukup unik. Gamers bisa memanggil pemain lain jika memerlukan bantuan. Uniknya, pemain yang dipanggil ini tidak selalu berniat baik. Terkadang ada yang menipu, mereka terlihat ingin membantu, tetapi sebenarnya ingin membunuh. Pemain lain juga bisa masuk dan melakukan invasi ke dunia gamers, yang biasanya berakhir dengan buruk karena karakter miliknya sudah kuat. Tetapi dengan sistem Covenant yang sudah diperjelas, gamers bisa bergabung dengan Covenant yang bisa memberikan perlindungan dari pemain lain saat diinvasi. Gamers juga bisa saling membuktikan kemampuan masing-masing di PvP arena.

Dalam Game Developer Conference 2014 yang akan berlangsung minggu depan, Valve akan memamerkan prototipe terbaru dari Steam Controller. Sebagai persiapan, mereka telah merilis 3D mockup dari controllertersebut yang sekarang lebih mirip dengan gamepad tradisional.
Steam Controller
Dalam Steam Dev Days, konferensi developer yang diadakan Valve, untuk pertama kalinya, Valve memperlihatkanSteam Controller yang didesain ulang. Controller ini tidak lagi memiliki layar touchscreen. Perubahan utama adalah hadirnya d-pad dan face button A, B, X, Y. Keempat tombol tersebut dikatakan adalah input analog.
Komponen utama dari Steam Controller yang berupa dua buah trackpad masih tetap hadir yang bisa digunakan sebagai pengganti stik analog atau input seperti mouse. Masih belum diketahui apakah trackpad tersebut masih bisa di-map untuk berbagai macam tombol sesuka hati. Di bagian tengahnya juga sekarang menampilkan tombolselect/back/stophome ,dan start/menu.
inFamous dikenal sebagai game open-world dimana gamers menjadi superhero yang tangguh. Tetapi ternyataSucker Punch Productions awalnya memiliki konsep yang sangat berbeda. Berbicara dengan GameSpotChris Zimmerman selaku salah satu pendirinya mengungkapkan bahwa inFamous awalnya memiliki konsep menggabungkan Animal Crossing dengan superhero.
inFamous
"Ide awal dari inFamous, percaya atau tidak, adalah seperti Animal Crossing, tetapi kamu adalah superhero," ujar Zimmerman. Sangat bertolak belakang dengan tema tangguh yang terkenal sekarang, konsep awal inFamousmemiliki penampilan yang lebih kartun, mengikuti ciri khas seri Sly Cooper yang juga dikerjakan oleh mereka. Salah satu konsep awalnya adalah gorilla ungu yang mencuri balon.
"Kami mengerjakannya selama setahun dalam arah tersebut," ujarnya. "Lebih di-stylized, lebih bergaya kartun dari apa yang kamu lihat sekarang. Kami bekerja keras untuk melihat apakah itu bisa bekerja."
Tetapi pada akhirnya Sucker Punch mengubah seri tersebut ke arah yang sangat berbeda, dimulai denganinFamous pada tahun 2009 untuk PlayStation 3 dan dilanjutkan dengan inFamous 2 di 2011. Entri ketiga yang berjudul inFamous: Second Son akan dirilis pada tanggal 21 Maret untuk PlayStation 4.
Maxis melaporkan bahwa update terbaru SimCity yang ditunggu-tunggu dan bakal menghadirkan mode offlinesudah "dalam uji coba terakhir."
SimCity
Peluncuran SimCity tahun lalu memang dipenuhi dengan masalah besar perihal server-nya. EA merilis game simulasi membangun kota ini sebagai game online-only, yang membuat banyak gamers marah karena mereka ingin bermain secara offline.
Di saat itu, EA mengatakan bahwa versi offline tidaklah bisa dibuat "tanpa pengerjaan teknis yang besar-besaran."
Namun, di bulan Januari ini, Patrick Buechner selaku general manager untuk Maxis Emeryville merilis rencana untuk hadirkan Update 10 kepada gamers. Dalam blog-nya, ia menulis, "Apa yang baru adalah mode single player, di mana gamers bisa memainkan game-nya sendirian secara offline. Dan, karena save data disimpan secara lokal, gamers bisa melakukan load dan save sesuka hati."
Hari ini, akun Twitter SimCity menuliskan, "Update 10 dalam uji coba terakhir. Harap bersabar, walikota."
PopCap Games, studio di balik Plants vs. Zombies, mengkonfirmasikan kepada Polygon bahwa mereka telah memberhentikan sejumlah karyawan.
PopCap Games
"Perubahan yang kami lakukan hari ini di PopCap sangat menyakitkan dan kami turut berduka atas perginya teman beserta kolega kami. Tetapi ini juga diperlukan agar kami tetap bisa satu jalur dengan rencana kami untuk game mobile, layanan live, dan IP baru. PopCap adalah sebuah studio yang membangun namanya dengan membuat game bagus yang bisa dicintai semua orang di dunia, dan itu apa yang akan kami terus kerjakan," ujarJohn Vechey selaku general manager PopCap.
Tepat setelah merilis Plants vs. Zombies: Garden Warfare di bulan lalu, perwakilan PopCap mengatakan bahwa studio tersebut telah dibagi menjadi dua tim: satu untuk game mobile, dan satu lagi untuk game konsol dan PC.
Ketika ditanya seputar detil seberapa banyak yang diberhentikan, perwakilan Electronic Arts, induk perusahaan PopCap mengatakan, "Kami tidak mengungkapkan jumlahnya." Perwakilan tersebut kemudian mengklarifikasikan bahwa PopCap HD, tim yang mengerjakan Garden Warfare yang berjumlah 40 orang ketika mengerjakan game-nya, tidak terpengaruh dengan pemotongan ini, dan "tidak ada perubahan pengumuman akan judul-judul PopCap."
Vechey, yang merupakan salah satu pendiri PopCap, mengambil posisi teratas sebagai general manager di awal tahun ini, ketika CEO Dave Roberts pensiun. Game terbaru lainnya dari PopCap, yang dibeli oleh EA pada tahun 2011, adalah Peggle 2 yang dirilis Desember lalu. Pada April 2013, EA menutup cabang PopCap di Vancouver, Kanada. 
Dengan Metal Gear Solid V: Ground Zeroes yang akan dirilis tidak lama lagi, dan Metal Gear Solid V: Phantom Pain yang sedang dalam pengerjaan, mungkin gamers bertanya-tanya apa lagi yang akan dikerjakan oleh Hideo Kojima, otak di balik sukses Metal Gear, setelah ini? Sebelumnya, ia pernah beberapa kali mengutarakan keinginannya berhenti dari pengerjaan seri Metal Gear.
Hideo Kojima
Dalam sebuah wawancara di Twitch antara Hideo Kojima dan Geoff Keighley, Kojima membahas tentang berbagai macam hal, mulai dari petualangan baru Snake, kemungkinan membuat game mobile, hingga keinginannya mengerjakan Silent Hill.
Pernyataan ini terungkap ketika seorang penggemar menanyakan franchise Konami apa yang ingin ia sutradarai atau reboot jika diberikan kesempatan, dan Kojima membalasnya sambil menyeringai, "Silent Hill."
Kemudian Keighley menekan Kojima tentang bagaimana ia akan mengerjakan franchise tersebut. Kojima mengaku bahwa ada masalah dimana ia merasa gampang takut akan berbagai hal. Tetapi ia yakin bahwa rasa takutnya akan membantunya untuk membuat sesuatu yang benar-benar menakutkan.
Mungkin akan menjadi hal yang menarik apabila Kojima menangani Silent Hill, tetapi apa kabarnya dengan Zone of the Enders baru? Padahal Kojima sudah sempat membahas tentang entri terbarunya, bahkan sampai memperlihatkan desain baru Jehuty. Tetapi, ia malah membubarkan tim yang mengerjakannya dan ingin melihat masih seberapa besar para penggemarnya menginginkan ZOE baru. 
Titanfall sudah resmi dirilis pada tanggal 11 Maret untuk Xbox One dan PC, tetapi ini bukan berarti Respawnsekarang bisa bersantai-santai. Sekarang mereka sedang mengerjakan banyak hal untuk game perdana mereka ini.
Titanfall
Mereka mengatakan bahwa saat ini mereka sedang sibuk untuk mencari para pemain Titanfall yang bermain dengan menggunakan cheat. Melalui akun Twitter-nya, ada seorang gamers yang menanyakan apa saja yang dianggap sebagai cheat, dan mereka pun membalasnya, "Menggunakan aimbots dan semacamnya! Pengguna biasa tidak perlu khawatir." Saat ini sudah banyak situs yang menawarkan berbagai macam cheat untuk Titanfall, mulai dari aimbot yang bisa melihat berbagai macam data yang tidak biasanya tidak bisa terlihat, hingga wallhackyang memungkinkan sang pengguna cheat bisa melihat menembus tembok.
Sebelumnya Respawn mengatakan bahwa mereka ingin menghadirkan Titanfall di Mac. Sekarang para gamers yang menggunakan Mac tidak perlu lagi menunggu terlalu lama karena Vince Zampella mengatakan lewat Twitter bahwa Respawn saat ini sedang berbicara dengan Aspyr Media untuk menangani versi Mac-nya. Aspyr sebelumnya pernah mengerjakan versi Mac dari Call of Duty 4: Modern Warfare.
Selain itu, producer Drew McCoy mengungkapkan banyak informasi seputar Titanfall ketika ia sedang dalampenerbangan dan menjawab berbagai macam pertanyaan dari Twitter. Ia mengatakan bahwa Titanfall akanmendapatkan companion app. "Yup! Sayangnya app tersebut tidak bisa dirilis bersamaan dengan game-nya, tetapi akan segera dirilis. Belum ada detil lainnya :)"
Ia juga mengatakan bahwa Respawn ingin menambahkan opsi yang memungkinkan gamers menentukan warna yang berbeda untuk tim mereka. Ini adalah salah satu fitur "dalam list yang akan dipertimbangkan untuk patchakan datang."
Titanfall
Selain itu, dikatakan juga bahwa Respawn sedang mengerjakan private lobby, yang biasanya sangat diperlukan dalam eSport. McCoy mengatakan bahwa, "Para developer di kantor sedang mengerjakannya di saat kita berbicara [saat ini]!"
Titanfall sudah dirilis untuk Xbox One dan PC, dengan versi Xbox 360 akan menyusul pada tanggal 25 Maret. 
The Creative Assembly telah mulai memperlihatkan proses pembuatan dari Alien: Isolation dalam videodeveloper diary. Video yang diperlihatkan ini memperlihatkan bagaimana para developer menciptakan ancaman sang Alien.
Dalam video di atas, gamers bisa melihat bagaimana usaha studio tersebut untuk membuat makhluk yang menyebabkan hadirnya elemen "stealth" pada game ini. Alien dalam game ini adalah yang menghubungkan Alien: Isolation ke film klasik 1979 karya Ridley Scott, yang digunakan sebagai basis dari Alien: Isolation.
"Mengerikan, tidak bisa dihentikan, dan benar-benar unik, ini adalah musuh yang harus kamu hindari sebisa mungkin," ujar sang developer. "Dia memburumu, menggunakan indranya, instingnya, untuk memburumu dan membunuhmu. Dia pintar, tidak bisa diprediksi, dan sangat berbahaya, tidak ada tempat yang aman."
Alien: Isolation akan dirilis pada musim gugur untuk PlayStation 4, PlayStation 3, Xbox One, Xbox 360, dan PC. 
Petroglyph Games, studio di balik End of Nations dan Battle for Graxia, akan merilis game real-time strategy baru berjudul Grey Goo.
Grey Goo ber-setting lima abad setelah manusia pergi dari bumi, dimana tiga fraksi: Human, Beta, dan Goo, bertarung untuk menguasai "rocky oasis." Game ini akan menampilkan sistem menu bertingkat, membangun markas, dan mengumpulkan sumber daya. Gamers akan mengendalikan satu dari tiga fraksi, yang masing-masingnya menawarkan kemampuan berbeda-beda. Menurut situs resminya, Grey Goo berakar pada "mekanis strategi klasik."
"Dengan menggunakan base-building tradisional sebagai intinya, game ini ditargetkan untuk menciptakan kembali standar modern RTS gaming dengan menekankan pada taktik daripada micro-management," tulis situs resminya. "Dengan membebaskan pemain dari harus mengeluarkan ratusan perintah dalam satu pertandingan, setiap keputusan akan menjadi lebih penting dan bisa menentukan kemenangan dan kekalahan."
Berbicara dengan PC Gamerlead designer Andrew Zoboki mengatakan bahwa "sinergi" antara base-building, kontrol ekonomi, dan produksi unit dari game tersebut memiliki peran yang lebih besar.
"Ketika kamu berfokus pada pertarungan, kami tidak ingin kamu harus bolak-balik maju untuk memproduksi unit," ujar Zoboki.
Grey Goo
Grey Goo akan menawarkan online play dan local multiplayer, serta competitive leaderboard, skill-based matchmaking, juga ranked dan unranked matchGrey Goo akan dirilis oleh Grey Box, sebuah perusahaan swasta yang "ingin tetap anonim," ujar Matt Ballesteros selaku juru bicara. Petroglyph juga bekerjasama denganWeta Workshop, yang terkenal akan efek visual di Lords of the Rings dan District 9, untuk gaya estetis game-nya.
Petroglyph Games, yang beranggotakan mantan developer dari Westwood Studios, sebelumnya mengerjakan MMORTS End of Nations, yang kemudian diubah menjadi MOBA dan diserahkan kepada Trion Worlds yang saat ini pengerjaannya sedang diberhentikan. Tahun lalu, mereka meluncurkan game MOBA berjudul Battle for Graxiayang langsung ditutup tidak lama setelah diluncurkan.
Grey Goo dijadwalkan akan dirilis pada musim gugur ini untuk PC melalui Steam.